Example floating
Example floating
InfobisHumaniora

Omicron Hingga Kebijakan Larangan Ekspor Buat Rupiah Susah Bergerak

A. Daroini
×

Omicron Hingga Kebijakan Larangan Ekspor Buat Rupiah Susah Bergerak

Sebarkan artikel ini
alexametrics

Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berpotensi mengalami tekanan hari ini. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini rupiah berada di level Rp 14.365 per dolar AS.

Analis keuangan Ariston Tjendra mengungkapkan, pelemahan rupiah masih disebabkan oleh antisipasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat dan lebih tinggi dari ekspektasi sebelumnya.

Baca Juga: Pasca Insiden Pengendara Sepeda Motor Tertemper KA Brantas di Perlintasan JPL 265 KM 172+762 Petak Jalan Kras–Ngadiluwih,PT KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Rambu Tanda Dahulukan Laju KA

“Mungkin masih dalam tekanan hari ini terhadap dolar AS. Rupiah mungkin masih bisa melemah ke arah 14.400 dengan potensi support di kisaran 14.350,” kata Ariston , sebagaimana dikutip dari  JawaPos.com, Kamis (6/1).

Ariston menyebut, dalam notulen rapat yang dirilis dinihari tadi, Bank Sentral AS mengindikasikan akan menaikan suku bunga sebesar 75 basis poin di 2022 dan pasar berekspektasi the Fed akan memulainya di bulan Maret.

Baca Juga: Meski Masa Angkutan Nataru Berakhir, KAI Daop 7 Madiun Tetap Sediakan Diskon Tiket 30 Persen Masih Hingga 10 Januari 2026