
Tuban, Memo.co.id
Seorang petani warga Jetis Desa Sidomukti Kecamatan Kenduruan, Tuban, bernama Wak Ni (56), Senin siang, mati setelah tubuhnya nyungsep ke parit bersamaan dengan sepeda motor KTM Super yang dikendarainya. Sebuah karung berisi jagung yang ia bawa juga menindih tubuhnya hingga tak bisa bernafas.
Jasmani (63) warga Desa Sidomukti dan Puji (42), warga setempat, semula mendengar suara teriakan orang di sawah yang m inta pertolongan. Beberapa petani yang sedang mengerjakan sawah akhirnya berbondong bondong ke sebuah parit yang berkedalaman sekitar 60 cm dengan lebar 1,5 meter.
Beberapa petani yang mendekati lokasi kerumunan di sebuah parit sawah tersebut berusaha memberi pertolongan. Tubuh lelaki yang tertindih sepeda motor KTM Super nopol S 4792 PH diangkat naik ke atas. Sepeda motornya sudah disingkirkan dan karung berisi jagung juga sudah diangkat.
Namun, lelaki itu ternyata sudah tidak bernafas. Beberapa petani yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan ke perangkat desa setempat. Petugas dari Polres Tuban juga menuju ke tempat kejadian perkara untuk memastikan tidak ada unsur kriminalitasnya.
Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati melaui Polsek Kenduruan membenarkan kejadian itu. ” Mayatny lansung dibawa ke Puskesmas setempat . Dari pemeriksaan npetugas, memang sudah tidak bernyawa . Diduga akibat gagal napas, ketika masuk parit,” katanya.
Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif
Karena tidak ditemukan indikasi apa apa dan murni musibah kecelakaan, mayat korban diserahkan ke keluarganya. Oleh keluarga dan kerabatnya, hari itu juga dimakamkan di kuburan umum desa setempat. ( mustain )












