Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Hasil Pulbaket Tim Intelijen Kejaksaan , Dugaan Kebocoran Dana Desa Di Dadapan Capai Rp 400 Juta

Mulyadi Memo
×

Hasil Pulbaket Tim Intelijen Kejaksaan , Dugaan Kebocoran Dana Desa Di Dadapan Capai Rp 400 Juta

Sebarkan artikel ini
IMG 20250618 210332

NGANJUK,MEMO – Temuan sementara dugaan adanya kebocoran uang dana desa ( DD) di Desa Dadapan Kecamatan Ngronggot sesuai hasil pulbaket dan puldata Kejaksaan Negeri ( Kejari) Nganjuk muncul fakta Rp 400 juta.

Dari nominal uang negara yang diduga disalahgunakan tersebut modus operandinya diduga kuat ada skenario manipulasi LPJ kegiatan fisik dan non fisik .

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

IMG 20250618 210211

” Output dan input pelaksanaan kegiatan khususnya fisik yang dibiayai dana desa terindikasi ada dugaan kuat manipulasi LPJ. Untuk memudahkan mengungkap perkara kerugian negara ini, kejaksaan akan mendatangkan tim auditor darI APIP dan inspektorat daerah..

Selain itu, Koko juga menyampaikan adanya kecurangan dalam pelaksanaan 5 paket pembangunan fisik. 4 diantaranya pembangunan jalan paving dan 1 paket jalan makadam. Disertai dana perawatan dan anggaran rutin kantor juga ada indikasi kuat disalahgunakan.

IMG20250618162508 scaled

” Tata cara pengelolaan keuangan dana desa juga salah. Terbukti pencairan dana desa yang seharusnya masuk ke rekening desa tapi dialihkan ke rekening pribadi bendahara desa dan kepala desa,” papar Kasi Intelijen Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya,S.H.

Dalam siaran pers kali ini, Koko juga menyinggung soal ada temuan proyek fiktif dan manipulatif LPJ. Tapi secara detail belum bisa disampaikan karena masih butuh tim ahli untuk mengungkap kejanggalan pengelolaan dana desa.

” Karena terindikasi ada perbuatan melawan hukum, status penanganan perkara ini kita tingkatkan ke proses penyelidikan,” ucapnya juga.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini