SURABAYA, MEMO – Aksi nekat seorang pria bernama Faisal (39), warga Jalan Gembong VIII, Surabaya, berujung nahas. Berniat mencuri sepeda motor, ia justru babak belur dihajar massa di Jalan Johar, Bubutan, pada Jumat (2/05/2025) dini hari. Faisal kini harus menjalani perawatan intensif di ranjang Rumah Sakit Bhayangkara akibat luka-luka yang dideritanya.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Bubutan, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Simanjutak, menjelaskan kronologi kejadian. Tersangka Faisal (39) kepergok saat berusaha mencuri sepeda motor Honda Vario milik seorang warga Jalan Johar III. Saat menjalankan aksinya, pelaku menggunakan kunci लेटर-वाई (Y) dan tang untuk merusak kunci kontak motor korban.
“Pelaku sempat ketahuan oleh korban. Namun, bukannya melarikan diri, pelaku malah menantang duel pemilik motor. Sehingga keduanya sempat berkelahi dan memancing respons warga lainnya,” ujar Ipda Simanjutak kepada wartawan pada Senin (5/05/2025).
Melihat korban kesulitan menghadapi pelaku, warga sekitar pun spontan memberikan bantuan. Akibatnya, Faisal menjadi bulan-bulanan amukan massa. Tidak hanya dipukuli beramai-ramai, warga yang geram juga mengikat kedua tangan pelaku dan mendudukkannya di tengah jalan.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
“Setelah kami menerima informasi adanya kejadian tersebut, anggota kami segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Di sana, kami langsung mengamankan pelaku yang sudah dalam kondisi terluka,” imbuh Ipda Simanjutak.
Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Faisal setelah kondisinya memungkinkan. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindak kriminalitas dan tidak main hakim sendiri jika menangkap pelaku kejahatan. Pihak kepolisian mengimbau agar warga segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Mantan Kades Ambal Ambil Pasuruan Divonis Penjara Akibat Korupsi Dana Desa












