Sementara itu, Manajemen Sembodo Rent Car yang diwakili oleh Kisnanto Hadi Pribowo mengungkapkan bahwa permintaan sewa mobil untuk mudik tahun ini belum sebanyak tahun sebelumnya.
“Kami melihat ada penurunan permintaan internal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Kisnanto yang berkantor di Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Strategi Jangka Panjang dan Penurunan Minat Pemudik
Kisnanto menambahkan bahwa penurunan permintaan ini disebabkan oleh tingginya minat pemudik pada tahun-tahun sebelumnya, terutama pada tahun 2022 dan 2023 ketika pemerintah mengizinkan perjalanan setelah pandemi COVID-19.
“Permintaan masih standar pada minggu kedua Ramadan ini, belum sebesar tahun-tahun sebelumnya,” jelas Kisnanto.
Dia memberi contoh bahwa pada tahun lalu, sekitar 20 unit mobil disewakan kepada pemudik, sedangkan tahun ini jumlahnya turun sekitar 25 persen menjadi sekitar 15 unit mobil.
Kisnanto juga menyebutkan bahwa mobil yang banyak disewa oleh pemudik adalah mobil keluarga seperti Kijang Innova. Harga sewa Innova 2.0 G A/T di Sembodo Rent Car adalah Rp600 ribu per hari, sementara Xpander sekitar Rp500 ribu per hari.
Baca Juga: Bunga Program Kredit Usaha Rakyat ( KURK ) Mikro Menjadi 7 %
Pada saat Lebaran, harga sewa mobil biasanya naik sekitar 20-25 persen. Dengan harga tersebut, Kisnanto menyatakan bahwa omzet dari sewa kendaraan pemudik bisa mencapai Rp100 juta.
Meskipun permintaan sewa saat Lebaran turun, Kisnanto menyebutkan bahwa omzetnya tetap stabil karena adanya sewa jangka panjang kepada instansi dan kementerian.
“Pendapatan rata-rata per bulan berkisar antara Rp100 juta hingga Rp200 juta, tergantung pada laporan bulanan,” tambahnya.
Pemerintah memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2024 akan terjadi pada Jumat (5/4), sementara arus balik diperkirakan akan jatuh pada Minggu (14/4).
Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 193,6 juta orang, naik sekitar 60 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 123,8 juta orang.
Dinamika Bisnis Rental Mobil selama Musim Mudik Lebaran: Penurunan Permintaan namun Tetap Stabilitas Omzet
Selain itu, penurunan permintaan juga dapat dipahami sebagai dampak dari perubahan kebijakan dan pergeseran minat pemudik dari waktu ke waktu. Meskipun begitu, momen ini tetap menjadi peluang bisnis yang menarik, terutama dengan strategi penawaran paket sewa yang menarik bagi pemudik.
Dengan demikian, bisnis sewa atau rental mobil selama musim mudik Lebaran tetap menjadi salah satu sektor yang patut diperhatikan dalam konteks perjalanan dan mobilitas masyarakat Indonesia.












