Salah satunya adalah penguatan sektor perikanan seiring dengan mendinginnya laut. Saat El Nino terjadi, ikan cenderung mendekati permukaan air. Selain itu, industri garam juga akan mendapat manfaat dari paparan sinar matahari yang berlangsung dalam jangka waktu lama.
Edvin juga menekankan bahwa sektor industri rumput laut akan mengalami peningkatan manfaat karena kondisi air laut yang dingin. Sementara sektor transportasi darat dan laut akan mendapatkan keuntungan dari kondisi cuaca yang lebih tenang tanpa badai.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
“Beberapa komoditas pertanian seperti palawija, bawang merah, tembakau, dan hutan jati akan merasakan manfaat dari kondisi ini, serta sektor jasa konstruksi akan diuntungkan dengan peningkatan kapasitas produksi, khususnya dalam pembangunan gedung dan industri semen,” jelas Edvin.
Selain itu, sektor pariwisata juga diharapkan akan mendapat manfaat dari durasi sinar matahari yang lebih panjang selama periode El Nino.
Mengoptimalkan Keuntungan El Nino: Dampak Positif pada Sektor-Sektor Strategis
Dalam rangkaian konferensi ilmiah terbaru, Edvin Aldrian menegaskan bahwa tahun 2023 menjadi periode kritis untuk suhu permukaan laut. Dalam pandangannya, manfaat dari fenomena El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dapat dioptimalkan, terutama dalam hal peningkatan curah hujan.
Meskipun El Nino membawa dampak negatif seperti kekeringan dan potensi gagal panen, sektor perikanan dan industri garam menikmati keuntungan dari perubahan suhu laut. Industri rumput laut juga mengalami kenaikan manfaat, sementara sektor transportasi dan jasa konstruksi turut mendapat keuntungan dari kondisi cuaca yang lebih stabil. Dengan demikian, sisi positif El Nino perlu diperhatikan dan dimanfaatkan secara bijak.












