“Ya, kami bersama rombongan ikut ke Trenggalek, sama-sama turut melestarikan seni tiban. Ini tradisi budaya yang perlu dijaga dan diwariskan,” ujar Samanhudi.
Lebih lanjut, Guntur kembali mengingatkan agar para peserta selalu menjaga sikap santun meski berada di arena pertandingan.
Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian
“Selalu jaga marwah nama besar Kabupaten Blitar, jangan sampai ada anarkis maupun kekerasan. Tetap kita tunjukkan sikap santun kita, seperti slogan kita: beda gaya, sama rasa,” pesan Guntur.
Sebelum keberangkatan, ia juga memberi arahan agar rombongan tetap tertib selama perjalanan.
Baca Juga: Cegah Kasus Keracunan, Nurhadi Dukung Evaluasi dan Klasifikasi Dapur SPPG
“Hati-hati di jalan, usahakan tetap berada di dalam rombongan. Begitu pula nanti saat pulang, saya harap semua tetap masuk dalam rombongan,” pungkasnya.
Acara silaturahmi seni tiban ini menjadi wujud nyata upaya bersama dalam merawat dan memperkuat persaudaraan antar daerah, sekaligus melestarikan tradisi budaya leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat.**
Baca Juga: SPPG Ringinanyar Mulai Jalan Dulu, Ahli Gizi dan SLHS Menyusul: Pengawasan Ke Mana?












