Example floating
Example floating
Peristiwa

Merapi Muntahkan Wedus Gembel, Warga Kalitengah Jogjakarta Mengungsi

A. Daroini
×

Merapi Muntahkan Wedus Gembel, Warga Kalitengah Jogjakarta Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Merapi Muntahkan Wedus Gembel, Warga Kalitengah Jogjakarta Mengungsi

Gunung Merapi memuntahkan 11 kali awan panas atau dikenal dengan sebutan wedus gembel. Luncuran awan panas terjadi sejak Rabu (9/3/2022) malam, hingga Kamis (10/3/2022) pagi. Kawatir dengan kondisi tersebut, warga di lereng Gunung Merapi mulai mengungsi.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Wahyu Pristiawan Buntoro menuturkan, berdasarkan data terakhir Kamis (10/3/2022) pukul 03.20 WIB, beberapa warga di wilayah timur lereng Gunung Merapi, turun mengungsi.

Baca Juga: Tragedi Berdarah Bus Indorent Jakarta Malang Terguling di Tol Ngawi Pramugari Tewas dan 32 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Tunggal

Warga di lereng timur Gunung Merapi tersebut, mencari tempat yang lebih aman dari ancaman luncuran awan panas. Mereka merupakan warga Kalitengah Lor, yang terdiri dari empat RT dengan jumlah warga sekitar 400 jiwa. “Kita sudah evakuasi ke tempat yang aman,” terang Wahyu.

Kemudian, warga Kalitengah Kidul ada sebanyak empat RT. Para lansia dan balita juga sudah mulai mengungsi. Kendati demikian tidak semua warga turun, ada yang masih tinggal di pinggir jalan dengan beberapa kendaraan roda empat dan roda dua.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

Beberapa warga di wilayah timur Gunung Merapi, dievakuasi ke Balai Desa Glagaharjo, terdiri dari lansia sebanyak 38 jiwa, anak-anak sebanyak 40 jiwa, satu ibu hamil, dan sebanyak 114 jiwa orang dewasa.