Hal senada juga dikatakan anggota DPR RI komisi X ,Moh.Suryo Alam untuk obyek wisata di Kabupaten Nganjuk masih perlu sentuhan ekstra.
Dari hasil monitoring di sejumlah lokasi obyek wisata di Kabupaten Nganjuk disampaikan politisi partai golkar ini diperlukan perencanaan yang lebih matang. Terutama peningkatan akses infrastruktur menuju paket wisata lokal dan wisata didaerah tetangga.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Sepanjang Tahun 2025 Salurkan Dana Sosial Rp 778 Juta
” Lingkar wilis secepatnya diwujudkan. Ini satu cara strategi untuk menstimolir wisatawan lebih mudah menikmati panorama wisata alam di Nganjuk,” katanya.
Capaian itu ditegaskannya tentunya tidak terlepas dari campur tangan pemerintah dalam sisi peningkatan sarpras obyek wisata. Tak kalah pentingnya peran kelompok pelaku seni dan budaya lokal harus dilibatkan dalam rangka untuk menarik wisatawan domestik maupun asing lebih nyaman dan berkesan.
” Obyek wisata alam air terjun sedudo dan air merambat roro kuning harus dioptimalkan.Tentunya ada sentuhan baru yang bisa menambah daya tarik wisatawan. Sediakan fasilitas penginapan yang cukup,suguhan kuliner dan kerajinan khas lokal dan tak kalah pentingnya sesering mungkin diisi even atau festival kesenian yang digelar dilokasi obyek wisata,” paparnya.
Dari catatan Dinas Pariwisata Propensi Jawa Timur bahwa wisata di Kabupaten Nganjuk masuk katagori tertinggal dibandingkan dengan daerah lain. ” Peran pemerintah daerah sangat diperlukan,” ujar Sariningsih selaku Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Propensi Jawa Timur.(adi)
Baca Juga: Upaya Peningkatan Keselamatan Perka, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar












