Example floating
Example floating
Life StyleSehat Bugar

Mengurai Tantangan Kesehatan Ibu, Meninjau Faktor Risiko dan Langkah Pencegahan

Alfi Fida
×

Mengurai Tantangan Kesehatan Ibu, Meninjau Faktor Risiko dan Langkah Pencegahan

Sebarkan artikel ini
Mengurai Tantangan Kesehatan Ibu, Meninjau Faktor Risiko dan Langkah Pencegahan
Mengurai Tantangan Kesehatan Ibu, Meninjau Faktor Risiko dan Langkah Pencegahan

MEMO

Dalam debat kelima Pilpres 2024, Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi sorotan, memperlihatkan tantangan kesehatan ibu di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa AKI mencapai 189 per 100 ribu kelahiran hidup, menempatkan Indonesia sebagai peringkat kedua tertinggi di ASEAN.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

Namun, sejalan dengan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), risiko kesehatan ibu tidak hanya bersumber dari kondisi fisik, melainkan juga dari faktor usia, kesehatan mental, dan komplikasi yang dapat dicegah.

Mengurai Faktor Risiko AKI: Usia, Kesehatan Mental, dan Pencegahan

Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi sorotan utama dalam perdebatan kelima Pilpres 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (4/2) malam. Situasi AKI di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa AKI setelah melahirkan mencapai 189 per 100 ribu kelahiran hidup, menjadikan Indonesia peringkat kedua tertinggi dalam kasus AKI di ASEAN.

Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Januari 2023 menunjukkan bahwa AKI masih berada di kisaran 305 per 100 ribu kelahiran hidup. Globalmente, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 287 ribu perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan atau persalinan pada tahun 2020, dengan sebagian besar kasus terjadi di negara-negara berpendapatan rendah di Afrika, mencapai 430 per 100 ribu kelahiran hidup.

Penyebab utama kematian ibu selama kehamilan dan melahirkan, menurut WHO, adalah komplikasi yang berkontribusi terhadap 75 persen kasus kematian ibu. Komplikasi ini, seperti pendarahan hebat, infeksi pasca melahirkan, tekanan darah tinggi (preeklamsia dan eklamsia), sebagian besar dapat dicegah atau diobati.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Memanfaatkan Air Kelapa untuk Rambut Sehat!

Langkah Mudah Cegah Komplikasi Kesehatan Ibu

Faktor-faktor risiko termasuk kondisi medis sebelumnya, seperti tekanan darah tinggi sebelum hamil, yang meningkatkan risiko preeklamsia selama kehamilan dan risiko stroke setelah melahirkan. Kesehatan mental juga berperan, karena tekanan mental dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu komplikasi kehamilan, termasuk depresi postpartum yang meningkatkan risiko bunuh diri.