Pameran ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), yang berharap museum ini mampu mengangkat kembali kekayaan sejarah Kediri di masa lampau, sejalan dengan konsep storyline museum yang telah dirancang sejak tahun 2024.
Selain itu, museum ini juga diharapkan menjadi destinasi wisata dan budaya baru, khususnya sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. “Cerita Kediri kan luar biasa. Maka disusun story line di Museum. Kita kan orang Jawa, jangan sampai hilang (identitas) Jawanya,” imbuhnya.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Eko Priyanto, Kepala Bidang Sejarah Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri, menambahkan bahwa tidak semua koleksi peninggalan sejarah akan langsung dipamerkan.
Pemindahan artefak ke museum akan dilakukan secara bertahap. Sebagian besar artefak akan dipajang di ruang pameran, sementara sebagian lainnya akan disimpan di fasilitas penyimpanan khusus, disesuaikan dengan kondisi dan status masing-masing artefak. ( Adv/Kominfo)
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Sepanjang Tahun 2025 Salurkan Dana Sosial Rp 778 Juta












