Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel, Alexander Prabu, juga ikut serta dalam kegiatan aksi penanganan sampah dengan harapan aksi ini dapat menjadi panggilan bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersatu mencari solusi terbaik demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Tangsel.
“Anggota legislatif juga berpartisipasi dalam aksi pembersihan sampah. Kami bergabung bersama ratusan pemuda dan masyarakat setempat untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam menangani masalah sampah di kota ini,” cerita Alex.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Alex menambahkan bahwa aksi penanganan sampah akan menjadi awal yang baik untuk mendorong agenda perubahan dengan cara yang menyenangkan dalam mengangkat isu krisis sampah.
“Meskipun Tangsel masih memiliki masalah yang mengkhawatirkan, PSI berusaha mengangkat isu ini dengan cara yang santai. Aksi kami akan dilanjutkan besok tanggal 30 Juli dengan tema ‘Chill Bersama Rakyat’ di Solidaritas Muda Festival (Soda Fest),” tambahnya.
Pentingnya Kolaborasi Dalam Menangani Krisis Sampah: Dukungan Penuh PSI Tangsel
Kesimpulan dari naskah di atas menyoroti pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta penegakan hukum yang ketat terkait isu pengelolaan sampah di wilayah Tangsel. Ketua DPD PSI Tangsel, Andreas Arie, dengan tegas menggarisbawahi perlunya mencari solusi alternatif untuk mengatasi masalah sampah di kota tersebut, mengingat TPA Cipeucang telah mencapai kapasitas maksimal.
Dukungan penuh dari Wasekjen DPP PSI, Mikhail Gorbachev, menambahkan bahwa kerjasama serius antara Legislatif dan Eksekutif menjadi kunci dalam menangani isu lingkungan ini.
Baca Juga: Layanan SIM di Sidoarjo Resmi Pindah di Gedung Satpas Baru | Memo Surabaya












