Example floating
Example floating
UMKMTekno Digi

Mendag Zulkifli Hasan Percepat Program Digitalisasi Pasar Rakyat

A. Daroini
×

Mendag Zulkifli Hasan Percepat Program Digitalisasi Pasar Rakyat

Sebarkan artikel ini
Mendag Zulkifli Hasan Percepat Program Digitalisasi Pasar Rakyat


Jakarta, Memo

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) percepat program digitalisasi pasar rakyat. Hal tersebut dilaksanakan atas perintah Presiden Joko Widodo supaya pasar rakyat mempunyai program digital.

“Kita sedang melakukan pemercepatan digitalisasi di 1.000 pasar rakyat dan 1.000.000 pedagang usaha micro, kecil, dan menengah (UMKM) di semua Indonesia,” kata Mendag Zulhas ke jurnalis, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Oleh karena itu, Mendag Zulkifli, sudah lakukan kerja-sama dan sinergi untuk digitalisasi di pasar rakyat.

Salah satunya dengan Bank Indonesia lewat program transaksi bisnis nontunai Sehat, Inovatif, Aman, Pakai (SIAP) Quick Response Kode Indonesian Standar (QRIS) dan pendayagunaan lokapasar lewat Tokopedia.

Baca Juga: Angkutan Kereta Masih Jadi Idaman Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Catat Ribuan Penumpang Berangkat Selama Nataru 2025/2026

“Tetapi, janganlah sampai digitalisasi pasar ini berpengaruh pada tutupnya pasar konvensional. Maknanya, ekosistem online dibuat dan ekosistem luar jaringan diperkembangkan,” terangnya

Disamping itu, jelas ia, warga dapat buka website pasar berkaitan info harga.

Baca Juga: Hari Pertama Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 13.210 Penumpang, Begini Rinciannya,,,

Sekalian implementasi info harga barang keperluan primer lewat Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan implementasi pembayaran retribusi secara electronic lewat perbankan wilayah atau nasional.

“Saya benar-benar mengharap digitalisasi perdagangan yang sudah dilakukan di pasar rakyat dan UMKM bisa menjadi satu diantara usaha untuk akselerasi kemajuan ekonomi Indonesia yang maju dan inklusif,” ujarnya.

Menurut Mendag dalam jumlah UMKM yang lebih dari 64 juta berpotensi yang besar untuk mengakselerasi alih bentuk digital bidang perdagangan dan memberi peran pada kemajuan ekonomi digital.

Adapun sampai Juli 2022 telah ada 2.047 pasar rakyat memakai website pasar lewat SISP; 9 pasar rakyat on-boarding marketing secara digital di Tokopedia; 537 pasar rakya manfaatkan e-monitoring harga bapok lewat SP2KP dan 9,7 juta UMKM manfaatkan SIAP QRIS.

“Disamping itu, sekitar 106.702 pedagang sudah memakai pembayaran retribusi secara electronic yang onboarding dan manfaatkan basis digital, dan gagasan implikasi pembukaan GrabMart untuk pedagang pasar di 9 kota di Indonesia,” ujarnya.