Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Melestarikan Budaya Indonesia dengan Digitalisasi berupa Konten Digital

A. Daroini
×

Melestarikan Budaya Indonesia dengan Digitalisasi berupa Konten Digital

Sebarkan artikel ini
Teknologi Kecerdasan Buatan Gantikan Dokter dalam Layanan Kesehatan
Teknologi Kecerdasan Buatan Gantikan Dokter dalam Layanan Kesehatan

“Digitalisasi budaya agar kita tidak ketinggalan dengan budaya-budaya asing agar kita tidak terkena budaya asing,” kata Eko.

Sebagai tanggapan untuk menyikapi perubahan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi lakukan kerjasama dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

Program ini didasari pada empat pilar khusus literasi digital, yaitu Kekuatan Digital, Norma Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Lewat program ini, 50 juta warga ditarget akan mendapatkan literasi digital di tahun 2024.

Seminar-online #MakinCakapDigital 2022 untuk golongan masyarakat di daerah Kota Mojokerto, Jawa Timur sebagai sisi dari publikasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja bersama dengan Siber Kreativitas.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Ini kali datang pembicara-pembicara yang pakar di sektornya untuk share berkaitan budaya digital diantaranya CEO and Founder of Coffee Meets Stoks, Theo Derick; Ketua Sukarelawan TIK Surabaya, Muhajir Sulthonul Aziz, S.Kom, M.I.Kom; dan Sukarelawan Mafindo Mojokerto, Ananda Saadatul Maulidia, S.Psi., M.Psi.

Untuk info selanjutnya tentang program Makin Cakap Digital 2022 kontak info.literasidigital.id dan cari info melalui account sosial media Siberkreasi, dapat click ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat