
Jakarta, Memo.co.id
Pimpinan Padepokan Satrio Aji, Anton Hardiyanto alias Aji (34), tersangka pelaku pembunuh dua pemuda Depok dengan menggunakan kopi sianida, menolak tuduhan penyidik telah merencanakan pembunuhan sebelumnya. Melalui kuasa hukumnya,Herman Dionne, SH, motifnya tidak lebih darfi ekonomi.
Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan
Anton, mengaku terpaksa melakukan itu (pembunuhan) karena desakan ekonomi. Dia yang hanya bekerja serabutan, tak mampu memenuhi kebutuhan hidup ke empat istri dan sejumlah anaknya yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah.
“Iya, dia bilang begitu. Katanya dia punya empat istri dan sejumlah anak. Istrinya ada yang di Lampung, Depok dan di kota lain. Anaknya juga cukup banyak,” kata kuasa hukum Anton, Herman Dionne
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu












