Menurut dia, dengan kondisi itu, kini warga tidak berani melintasi jembatan tersebut. Mereka memilih jalan alternatif lain kendati jarak tempuhnya lumayan jauh. ”Kadang truk besar juga lewat sini. Kini mereka harus memutar beberapa kilometer,” ungkapnya.
Dia mengakui, sebelumnya memang ada beberapa kerusakan di jembatan itu. Namun, kerusakan tersebut sudah diperbaiki pemerintah dengan menambal ujung jembatan itu. Karena beberapa waktu terakhir cuaca buruk serta intensitas hujan cukup tinggi, kini jembatan tersebut kembali ambrol.
Sementara itu, Pemkab Trenggalek, tampaknya juga belum seiurs mengatasi robohnya jembatan tersebut. Tidak ada keseriusan Bupati Trenggalek agar cepat dan tanggap dalam mengambil sikap karena jembatan tersebut adalah jalur utama. ( nei )












