Example floating
Example floating
Peristiwa

Mahasiswa Demo 25 Nopember Kerahkan Massa Lebih Besar

A. Daroini
×

Mahasiswa Demo 25 Nopember Kerahkan Massa Lebih Besar

Sebarkan artikel ini

demo-25-nopemder

Jakarta, Memo.co.id

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Eksponen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lantang akan menggelar demo di Gedung DPRRI pada 25 Nopember dengan mengerahkan massa lebih besar. Mereka terdiri dari gabungan alumni HMI dan aktifis HMI yang masih akrif di organisasi kemahasiswaan tersebut. ” Aksi 25 November akan mengerahkan massa lebih besar. Sasaran kita bukan Istana, tapi gedung DPR dan MPR,” kata M Yusuf Sahide, salah satu advokat HMI ketika menggelar diskusi bertajuk “Kasus Ahok Sasar Jokowi” di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat.

Aksi demo mahasiswa se Indonesia, terkait demo 4 Nopember lalu, yang meminta pengusutan Ahok dalam kasus penistaan agama. Namun, demo tersebut Presiden Jokowi tidak mau menemui warganya. Bahkan, paska demo Presiden Jokowi malah mengumbar isu isu yang tidak mendinginkan situasi, misalnya memancing isu bahwa telah ditunggangi kepentingan lain.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Sedang Polri bertindak berlebihan. Empat mahasiswa dijebloskan ke tahanan dalam kasus demontrasi. Menurut HMI, demostrasi adalah hak setiap warga. Bila ada kerusuhan, Polri harus melihat secara jernih. Pasalnya, mahasiswa juga disulut oleh petugas kepolisian sendiri. HMI memandang, penanganan perkara HMI sudah didesign secara berlebihan, sehingga membentuk image negatif HMI.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo, beberapa minggu terakhir ini, terus melakukan pendekatan ke jajaran dan kesatuan di lingkup TNI. Bukan itu saja, Presiden Jokowi juga berkunjung ke markas Ketua Partai Demokrat Prabowo Subiyanto. Mantan rival Pilpres 2014 tersebut , juga belik melakukan kunjungan ke Istana Presiden.

Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, Ketum Gerindra Prabowo Subianto berkomitmen untuk selalu menjaga suasana sejuk. Kesejukan itu tak cuma terkait isu-isu terkini. “Saya tidak akan malu, saya berkomitmen untuk terus menerus mengurangi ketegangan. Tidak cuma terkait tanggal 25,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Prabowo mengatakan, sebagai pemimpin partai politik, dia memiliki kewajiban untuk menjaga kondisi bangsa agar selalu kondusif. Dia meminta seluruh persoalan diselesaikan dengan musyawarah. ” Bukan cuma soal tanggal 25, setiap saat saya akan selalu menganjurkan agar kita tidak usah gaduh, gontok-gontokan dan jangan tegang. Selesaikan dengan musyawarah,” kata Prabowo. ( nu )