Tri Widodo menyatakan rasa sayangnya yang mendalam. Pasalnya, tim sedang sangat membutuhkan suntikan motivasi dari suporter setia Persikmania. “Sangat disayangkan, kami butuh dukungan suporter untuk menambah motivasi pemain dan pelatih,” ujarnya.
Meskipun harus berlaga jauh dari rumah dan kehilangan atmosfer Brawijaya yang membara, semangat juang tim Macan Putih tidak luntur. Menghadapi rival berat seperti Persebaya Surabaya, Persik bertekad penuh untuk tetap tampil maksimal di lapangan mana pun.
Laga di Gresik ini menjadi ujian mental bagi Persik Kediri, namun juga peluang besar bagi tim untuk membuktikan ketangguhan mereka. Semangat pantang menyerah Macan Putih akan selalu teriringi oleh doa dan dukungan Persikmania, meskipun harus berjarak.












