Akibat diguyur hujan deras, tebing setinggi 60 meter longsor menutup jalan nasional penghubung Kabupaten Majalengka -Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (11/05/2025) malam. Dramatis, proses evakuasi korban tertimpah material longsor di jalan nasional penghubung Kabupaten Majalengka – Kuningan tepatnya di Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Petugas gabungan SAR terus berupaya mengevakuasi pengendara sepeda motor yang tertimbun material longsor dengan sepeda motornya, menggunakan alat seadanya karena sebagian alat tertimbun longsor susulan. Menurut petugas BPBD, longsor tebing setinggi 60 meter terjadi akibat diguyur hujan lebat yang terjadi sejak pagi hingga Minggu (11/05/2025) malam. Akibat longsor, dua pengendara mengalami luka tertimpah material longsor
Longsor Dahsyat Terjang Jalur Majalengka-Kuningan: Evakuasi Dramatis di Tengah Ancaman Longsor Susulan!
Majalengka, Jawa Barat – Pemandangan dramatis tersaji di jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tepatnya di Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing. Tebing setinggi kurang lebih 60 meter longsor secara tiba-tiba pada Minggu malam (11/05/2025), setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras tanpa henti sejak pagi hari.
Bencana alam ini mengakibatkan jalur utama penghubung dua kabupaten tersebut lumpuh total. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan, menyebabkan antrean kendaraan mengular panjang dari kedua arah.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Nahasnya, longsor yang terjadi secara mendadak ini menelan korban. Dua pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi kejadian tidak dapat menghindar dan tertimpa material longsor. Akibatnya, kedua korban dilaporkan mengalami luka-luka dan membutuhkan pertolongan segera.
Suasana evakuasi di lokasi kejadian berlangsung menegangkan. Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi dengan sigap berusaha mengeluarkan kedua korban yang tertimbun material longsor bersama dengan sepeda motor mereka. Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran petugas harus berhati-hati menggunakan alat seadanya. Informasi dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan bahwa sebagian peralatan evakuasi tertimbun oleh longsor susulan, menambah tantangan bagi tim penyelamat di lapangan.
“Hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak pagi hingga malam menjadi pemicu utama terjadinya longsor tebing setinggi 60 meter ini,” ujar Fery, petugas BPBD Majalengka.
Hingga berita ini diturunkan, upaya evakuasi korban masih terus berlangsung. Petugas gabungan dari berbagai instansi terkait seperti BPBD, kepolisian, TNI, dan relawan terus berkoordinasi untuk mempercepat proses penyelamatan dan membersihkan material longsor yang menutup jalan.
Akibat kejadian ini, para pengguna jalan yang hendak melintas jalur Majalengka-Kuningan diimbau untuk mencari jalur alternatif hingga proses evakuasi dan pembersihan jalan selesai. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.












