Kediri, Memo |
Perekonomian Kota Kediri pada bulan April 2021 menunjukkan arah perbaikan Pasca berakhirnya PPKM memicu perbaikan sisi konsumsi yang ditunjukkan dengan penguatan Indeks Kondisi Ekonomi saat Ini (IKE) ke level optimis (113,33), lebih baik apabila dibandingkan rata-rata triwulan 1-2021 yang sebesar 99,95.
Selaras dengan hal tersebut, dari sisi aliran kas, terjadi kecenderungan peningkatan aliran kas keluar (outflow) secara gradual meskipun secara net triwulanan tercatat net inflow.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H, KPW BI Kediri memperkirakan akan terjadi peningkatan outflow yang lebih dalam seiring peningkatan kebutuhan uang tunai. Untuk merespon hal tersebut telah disiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebanyak Rp 2,76 Tilyun, angka tersebut meningkat 15% dibandingkan tahun lalu.
Pengedaran ULE dimaksud dilakukan perbankan maupun kegiatan kas keliling wholesale kepada perbankan. Adapun penukaran ULE dilayani melalui perbankan di 83 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah kerja.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat
Penukaran ULE dapat juga dilakukan secara kolektif dengan mekanisme penarikan melalui tabungan yang didahului dengan konfirmasi melalui form http://bit.ly/permohonanuang2021. KPw BI Kediri juga melakukan percepatan dan perluasan penukaran UPK 75.
Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran UPK 75 menggunakan satu KTP untuk mendapatkan penukaran
maksimal 100 (seratus) lembar dan dapat kembali melakukan penukaran pada hari yang berbeda.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April
Adapun input data pemesanan penukaran dilakukan langsung oleh masyarakat pada PINTAR yang dapat diakses melalui https://pintar bi.go.id/. Sementara itu, penukaran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) oleh masyarakat dilayani setiap hari Kamis sebagaimana jadwal operasional KPw BI Kediri.












