Gus Ipul, dalam pernyataannya, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas di setiap lini kerja. “Tidak akan ada toleransi bagi siapa pun yang bermain-main dengan uang rakyat, terutama dalam penyaluran bansos,” ujarnya.
Dana bansos, yang seharusnya menjadi penyelamat bagi kelompok rentan, kerap kali menjadi sasaran empuk korupsi. Oleh karena itu, langkah tegas dari pimpinan kementerian sangat vital untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: Waspada Modus Baru Narkoba Cair Dalam Vape Incar Generasi Muda Indonesia
Meskipun investigasi masih berjalan, pernyataan Gus Ipul sudah mengirimkan sinyal kuat kepada seluruh jajaran Kemensos. Ini adalah seruan untuk membersihkan diri dan memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang berhak, tanpa ada kebocoran atau penyelewengan.
Ultimatum ini bukan hanya tentang penindakan, tetapi juga tentang pencegahan. Gus Ipul berharap, dengan adanya ketegasan ini, budaya antikorupsi akan semakin mengakar di setiap pegawai Kemensos, memastikan tragedi korupsi bansos tidak akan terjadi lagi di masa depan.
Baca Juga: Kepergok Hendak Cabuli Nenek 82 Tahun, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Massa












