Tulungagung, Memo–
Di tengah hiruk-pikuk pembangunan daerah, ada satu komitmen yang tak pernah luntur di Tulungagung: memastikan setiap anak tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan berhak. Komitmen inilah yang berbuah manis. Untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut, Tulungagung kembali mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama.
Ini bukan sekadar trofi yang menghiasi lemari, melainkan cerminan nyata dari kolaborasi seluruh elemen: pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, media, dan tentu saja, anak-anak itu sendiri. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, kepada Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo di Jakarta pada Jumat (8/8).
Baca Juga: Ancaman Longsor Intai Jalur Lintas Selatan Tulungagung Akibat Kondisi Lereng Tebing Belum Stabil
“Predikat ini bukan sekadar penghargaan, tapi motivasi untuk terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada anak,” ujar Bupati Gatut. Ia menekankan bahwa Pemkab tidak hanya fokus pada perayaan, tetapi juga pada pembangunan sistem yang menyeluruh, dari tingkat desa hingga kabupaten. Aturan daerah dibuat, program-program inovatif diluncurkan, dan bahkan seluruh penganggaran dipastikan selaras dengan kebutuhan anak.












