
Surabaya, MEMO.
Sebagai bentuk komitmen menghadirkan Ramadhan yang inklusif, Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) kembali berpartisipasi dalam kegiatan Pondok Ramadhan bagi Sobat Dili (Disabilitas Pendengaran). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Kantor Dinsos Jatim pada Sabtu (7/3), sebagai ruang pembelajaran sekaligus penguatan spiritual bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara selama bulan suci Ramadhan 1447 H.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Manajer Penghimpunan YDSF Cabang Surabaya, Muhammad Nasrulloh, menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat program sosial dan kemanusiaan, terutama bagi kelompok penyandang disabilitas.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi sinergi positif yang memadukan nilai spiritual dan kepedulian sosial dalam momentum Ramadhan bagi para sahabat disabilitas pendengaran.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sejumlah rangkaian pembinaan keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan komunikasi penyandang disabilitas pendengaran. Penyampaian materi dilakukan dengan pendamping yang menguasai bahasa isyarat agar pesan keagamaan dapat dipahami dengan baik oleh seluruh peserta.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi tausiah keagamaan dengan materi fikih dan akhlak yang disampaikan menggunakan bahasa isyarat, tadarus Al-Qur’an isyarat melalui metode visual, serta praktik ibadah seperti tata cara wudhu dan shalat. Selain itu, kegiatan juga diakhiri dengan buka puasa bersama yang menjadi sarana mempererat silaturahmi antara peserta dan para pendamping.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi siapa pun untuk meraih keberkahan di bulan Ramadhan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun selama dua hari agar manfaat spiritual Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Tidak hanya pembinaan spiritual, para peserta juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan yang merupakan hasil kolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) serta Persatuan Dokter THT dari Universitas Airlangga dan RSUD Dr. Soetomo.
Ketua Rumah Quran Sahabat Disabilitas Pendengaran (RQSDP), Maskurun, menyambut baik kegiatan ini dan mengaku antusias dengan penyelenggaraannya. Ia menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk YDSF, memberikan manfaat yang besar bagi para sahabat disabilitas pendengaran.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi berkah Ramadhan karena di dalamnya terdapat berbagai bentuk dukungan, mulai dari layanan pengobatan hingga pemberian paket bingkisan bagi peserta.
Melalui kolaborasi ini, YDSF berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak teman disabilitas pendengaran di berbagai daerah, sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat merasakan pembinaan spiritual sekaligus kebersamaan di bulan suci Ramadhan.












