Padahal masih kata Viktor tujuan semula rekam medis dimungkinkan untuk mengetahui secara pasti kondisi tulang pasien secara total pasca mengalami kecelakaan.
” Tapi anehnya, kondisi kesehatan pasien selama ini baik baik saja. Pertanyaannya bagaimana barang tersebut bisa masuk ke tubuh pasien dengan jumlah lebih dari 20 jarum,” papar Viktor.
Hal senada juga dikatakan Tanti Niswatin selaku aktifis kemanusiaan yang mendampingi pasien sejak masuk ke UGD sekitar pukul 18.00 WIB membenarkan fakta tersebut.

Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan
” Tindakan utama sebetulnya masalah penanganan patah tulang pasien. Berhubung ada temuan itu mau Ndak mau harus ditangani juga,” kata Tanti.
Persisnya lebih lanjut dikatakan Tanti Niswatin dirujuk atau dilakukan operasi untuk mengeluarkan benda asing tersebut masih menunggu konfirmasi dari rumah sakit.
Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....

Diinformasikan juga bahwa kejadian laka lantas yang menimpa pasien ( Purwanto ) terjadi pada hari ini ( 1/01/2026) di ruas jalan raya tepatnya di Dusun Jenar Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo.
Pada saat kejadian di srempet sepeda motor, pasien mengendarai sepeda pancal disrempat sepeda motor dari satu. Keduanya sama sama menjalani penanganan intensif di RSD Kertosono. ( Adi)












