Pembangunan rumah telah mencakup pemasangan atap dan plafon. Untuk instalasi listrik, pemerintah menyerahkan tanggung jawab kepada penerima manfaat. Penyerahan kunci rumah secara simbolis dilakukan saat perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kepulauan Aru 2024.
Kriteria penerima bantuan sangat ketat. Prioritas diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni, baik secara struktur maupun fisik. “Kami melihat langsung kondisi rumah warga. Jika memang tidak layak huni, dan warga memiliki keterbatasan ekonomi, mereka menjadi prioritas,” jelas Hamu.
Hamu berharap, para penerima bantuan dapat menjaga dan merawat rumah baru mereka dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa rumah bantuan ini tidak boleh diperjualbelikan.












