Example floating
Example floating
Metropolis

Khofifah Indarparanwansa Sowan ke Gubernur Jatim

A. Daroini
×

Khofifah Indarparanwansa Sowan ke Gubernur Jatim

Sebarkan artikel ini

khofifah

SURABAYA ( Memo.co.id) Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indarparanwasa Kamis kemarin bertemu GUbernur Jawa Timur Soekarwo, di Gedung Grhadi Surabaya. Pertemuan tersebut dalam rangka ‘kulonuwun’ dan persiapan acara Harlah ke 70 Muslimat NU di Malang, 26 Maret 2016 mendatang.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

“Ini sangat baik untuk menggambarkan citra Jatim yang damai dan melayani dengan baik, ini tugas Pemprov dan kabupaten/kota,” ujarnya Pak De Karwo seusai menerima rombongan Khofifah Dia juga berterima kasih karena Muslimat NU yang telah memilih Jatim sebagai lokasi pelaksanaan Harlah ke-70.

Lanjut Pakde, kelancaran transportasi dari dan menuju lokasi Harlah akan menjadi perhatian penuh Pemprov. Pengaturan lalu lintas sangat penting mengingat tanggal pelaksanaan Harlah merupakan libur panjang yang sering menimbulkan kemacetan di Kota Malang.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

“Saya akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama mengenai masalah pengaturan arus lalu lintas”, tambahnya. Tak hanya itu, Pemprov Jatim juga akan memberikan fasilitas lain seperti MCK.
Sementara Khofifah menyampaikan bahwa kunjungannya ke Grahadi hanya untuk menyampaikan rencana pelaksanaan Harlah alias tak ada agenda lain.

“Sebagai lokasi pelaksanaan, sudah sewajarnya saya silaturahmi dengan gubernur, kula nuwun agar seluruh proses pelaksanaan bisa terkoordinasi dan terkomunikasi dengan baik. Kita ingin Pemprov bersama-sama memberikan support kebersamaan dalam penyelenggaraan Harlah ini,” ujar perempuan yang juga menjabat Menteri Sosial (Mensos) tersebut.(fik)

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026