Personel tersebut tersebar di beberapa titik strategis, termasuk depan Kedubes AS, Patung Kuda, Istana Negara, Bundaran HI, Patung Tugu Tani, Lapangan Banteng, dan Harmoni. Kapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam mengamankan aksi massa yang didominasi oleh perempuan dan anak-anak. “Peserta aksi akan banyak perempuan dan anak-anak, oleh karena itu, pengamanan akan dilakukan secara persuasif dan humanis,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian memberikan imbauan kepada koordinator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban demi kelancaran dan kedamaian selama berlangsungnya aksi.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Pengamanan Humanis: Suksesnya Aksi Global untuk Gaza di Tengah Kepedulian Bersama
Dengan jumlah personel yang ditempatkan di titik-titik kunci seperti depan Kedubes AS, Patung Kuda, dan Istana Negara, pengamanan aksi Gabungan Tripilar dipastikan maksimal. Kapolres menegaskan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi yang melibatkan banyak perempuan dan anak-anak.
Imbauan diberikan kepada koordinator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban, memastikan jalannya aksi secara damai hingga selesai. Dengan demikian, keberhasilan pengamanan aksi Global untuk Gaza diharapkan membawa pesan perdamaian dan ketertiban.












