Lebih lanjut, Arifah menegaskan bahwa RBI akan menyediakan ruang aman di desa, seperti balai desa. Ruangan ini nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat berbagi, kelas pengasuhan anak (parenting class), hingga diskusi mengenai pola asuh yang tepat.
Pemberdayaan Ekonomi dan Inovasi Program
Program pemberdayaan perempuan dalam RBI juga difokuskan dengan menggandeng mitra untuk melakukan asesmen potensi dan sumber daya alam desa. Selain itu, akan diberikan pelatihan sesuai keahlian masyarakat dan fasilitas akses permodalan untuk pengembangan usaha.
Arifah juga memaparkan perbedaan mendasar antara desa ramah perempuan dan anak dengan RBI. Perbedaan utama terletak pada penambahan indikator kolaborasi dan sinergi dalam RBI.
Tak hanya itu, RBI juga akan memperkenalkan permainan tradisional berbasis kearifan lokal untuk anak-anak. Permainan ini dinilai mampu membentuk karakter dan membangun nilai sosial pada diri anak.
“Program RBI menjadi wujud nyata pendekatan pentahelix yang menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Kami berharap RBI dapat menjadi model pembangunan inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Arifah.Ruang Bersama Indonesia, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Desa Ramah Perempuan dan Anak












