Sejumlah psikolog anak sangat mendukung penuh gerakan ini. Mereka menyebut bahwa kehadiran ayah dalam rutinitas anak, seperti mengantar ke sekolah, dapat memperkuat hubungan emosional dan membangun kepercayaan diri anak serta menguatkan mental seorang anak.
Dalam gerakan tersebut memberikan pesan moral bahwa tanggungjawab anak bukan hanya kepada seorang ibu, namun tanggung jawab Bersama.












