“Oleh karena itu, perilaku dan kinerja setiap ASN mencerminkan kualitas institusi,” tambahnya. Ini menjadi pengingat penting bahwa tanggung jawab mereka tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada citra lembaga dan negara.
Dalam sesi tersebut, para CPNS diajak untuk menyerap materi yang akan menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan dan dinamika pekerjaan. Pembekalan mental dan profesionalitas sangat penting mengingat peran strategis Kementerian Agama dalam melayani masyarakat di berbagai sektor keagamaan.
Diharapkan, dengan bekal ini, para CPNS mampu beradaptasi cepat dan memberikan kontribusi nyata sejak hari pertama mereka bertugas.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia juga secara simbolis menyerahkan Surat Tugas dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) kepada para CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Istri Jadi Caleg, Suami Diduga Gunakan Uang Suap Rp2 Miliar untuk Dana Kampanye
Penyerahan ini menandai dimulainya babak baru pengabdian mereka kepada negara dan masyarakat. Dengan adanya pembekalan Binkarsital ini, Kementerian Agama Kabupaten Kediri optimis dapat melahirkan ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan dedikasi penuh dalam menjalankan tugasnya.












