Memo, hari ini. Sebanyak 82 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kediri telah memulai langkah baru dalam perjalanan karier mereka. Setelah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada awal Juni 2025, para abdi negara muda ini langsung digembleng melalui program Bimbingan Karier, Prestasi, dan Mental (Binkarsital) yang diselenggarakan pada Selasa (1/7/2025).
Kegiatan ini menjadi fondasi penting untuk membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tangguh, profesional, dan penuh integritas sejak dini.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, dalam pidato pembukanya, menekankan betapa krusialnya pemahaman dan implementasi lima budaya kerja Kementerian Agama. “Lima budaya kerja ini adalah fondasi yang harus tertanam dalam diri setiap ASN Kementerian Agama.
Bukan hanya dihafal, tetapi dilaksanakan dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat,” tegas Fa’iz. Kelima pilar budaya kerja yang dimaksud adalah Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.
Kemenag Kediri Gembleng CPNS Lewat Binkarsital: Cetak ASN Berintegritas Tinggi!
Menurut Achmad Fa’iz, Binkarsital merupakan inisiatif strategis untuk menanamkan nilai-nilai dasar sebagai aparatur negara. Lebih dari itu, program ini juga membekali para CPNS dengan pemahaman komprehensif tentang tugas, fungsi, dan etika kerja yang melekat sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama. Ia mengingatkan bahwa setiap ASN adalah representasi pemerintah di mata publik.
Baca Juga: Camat Ngaku Terdesak Kepala Desa Sodorkan Kresek Hitam, Terima Uang Karena Wanita
“Oleh karena itu, perilaku dan kinerja setiap ASN mencerminkan kualitas institusi,” tambahnya. Ini menjadi pengingat penting bahwa tanggung jawab mereka tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada citra lembaga dan negara.
Dalam sesi tersebut, para CPNS diajak untuk menyerap materi yang akan menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan dan dinamika pekerjaan. Pembekalan mental dan profesionalitas sangat penting mengingat peran strategis Kementerian Agama dalam melayani masyarakat di berbagai sektor keagamaan.
Diharapkan, dengan bekal ini, para CPNS mampu beradaptasi cepat dan memberikan kontribusi nyata sejak hari pertama mereka bertugas.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia juga secara simbolis menyerahkan Surat Tugas dan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) kepada para CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Penyerahan ini menandai dimulainya babak baru pengabdian mereka kepada negara dan masyarakat. Dengan adanya pembekalan Binkarsital ini, Kementerian Agama Kabupaten Kediri optimis dapat melahirkan ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan dedikasi penuh dalam menjalankan tugasnya.












