Example floating
Example floating
Peristiwa

Kecelakaan Maut Terbaru di Bangkalan, Bukan Sekedar Kecelakaan

×

Kecelakaan Maut Terbaru di Bangkalan, Bukan Sekedar Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Maut Terbaru di Bangkalan, Bukan Sekedar Kecelakaan

MEMO,Bangkalan:     Jalan Raya Bangkalan kembali menjadi saksi kecelakaan beruntun yang mematikan. Pada Sabtu (7/10/2023), sebuah insiden tragis terjadi di Desa Lombang Dakwah, Kecamatan Blega. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka serius.

Kejadian ini berawal ketika sebuah kendaraan Daihatsu Grandmax mengalami kecelakaan fatal. Kendaraan ini membawa muatan minyak goreng dalam jerigen, yang kemudian tumpah ke jalan, membuat jalanan sangat licin. Evakuasi berlangsung hampir 2 jam dan menyebabkan kemacetan lalu lintas mencapai lebih dari 4 kilometer.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Mari kita telaah kronologi kecelakaan ini dan faktor penyebabnya, serta dampak tragisnya pada korban dan lalu lintas di wilayah ini.

Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Bangkalan

Kembali terjadi insiden kecelakaan lalu lintas berturut-turut di wilayah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Kejadian terbaru ini terjadi di jalan Raya Desa Lombang Dakwah, Kecamatan Blega, pada hari Sabtu (7/10/2023) sekitar pukul 13.00 WIB.

Minyak Goreng Tumpah hingga 4 Km Kemacetan, Korban Jiwa Meninggal

Kecelakaan ini melibatkan beberapa kendaraan. Kendaraan Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi L-9618-AM dikemudikan oleh seorang individu berinisial S (36 tahun) yang merupakan penduduk Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Selain itu, ada sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi G-6307-CDG yang dikendarai oleh seorang individu berinisial Haji.H (60 tahun), yang berasal dari Dusun Nong Malaka, Desa Daleman, Kecamatan Bangkalan.

Ada juga kendaraan Mitsubishi Dump Truck dengan nomor polisi M-8578-HB yang dikemudikan oleh seseorang berinisial Haji.L (55 tahun), yang berasal dari Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Bangkalan.

Kecelakaan berturut-turut ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas dari kedua arah, dan pengendara sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi G-6307-CDG yang dikendalikan oleh Haji.H meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).

Pengemudi kendaraan Mitsubishi Dump Truck dengan nomor polisi M-8578-HB yang dikendalikan oleh Haji.L mengalami luka-luka di kedua kakinya, sedangkan pengemudi Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi L-9618-AM yang dikendalikan oleh S mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.

Iptu Wiwit Heru Santoso, Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan, menjelaskan kronologi kejadian. Awalnya, kendaraan Daihatsu Grandmax berjalan dari arah barat ke timur. Namun, ketika sampai di lokasi kejadian, kendaraan tersebut beralih ke kanan karena diduga sopirnya mengantuk, dan kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Nmax yang bergerak dari arah timur ke barat.

“Selanjutnya, kendaraan dump truck yang berada di belakangnya juga terlibat dalam kecelakaan ini. Akibat insiden ini, satu orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka-luka, dan kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan,” ujarnya.

Selama proses evakuasi, ditemukan bahwa kendaraan Daihatsu Grandmax tersebut mengangkut minyak goreng dalam beberapa jerigen berukuran 5 liter, yang tersebar di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, minyak goreng banyak yang tumpah ke permukaan jalan, sehingga membuat jalanan menjadi licin.

Proses evakuasi memakan waktu hampir 2 jam, dan lalu lintas di daerah tersebut diberlakukan sistem buka-tutup, yang menyebabkan kemacetan hingga mencapai lebih dari 4 kilometer.