Selain itu, cuaca tidak menentu akibat kemarau basah juga disebut memengaruhi daya tahan tubuh anak-anak, membuat mereka lebih mudah terpapar virus campak. Syamsuri menambahkan, virus campak sangat mudah menular dan sering dianggap remeh oleh masyarakat, padahal bisa berakibat fatal jika disertai komplikasi.
Untuk memutus rantai penyebaran, Pemkab Sumenep berencana menggelar imunisasi massal, atau Outbreak Response Immunization (ORI), yang akan dimulai pada 25 Agustus 2025. “Untuk pelaksanaan ORI tanggal 25 Agustus nanti, kami sudah siap,” pungkasnya.
Baca Juga: Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati Akibat Ayah Bawa Selingkuhan ke Rumah












