Example floating
Example floating
Hukum

Karyawan Bank Bobol Rekening 101 Nasabah Senilai Rp. 5 Milyar, Uangnya Dipakai Judi Online

A. Daroini
×

Karyawan Bank Bobol Rekening 101 Nasabah Senilai Rp. 5 Milyar, Uangnya Dipakai Judi Online

Sebarkan artikel ini
Pernyataan Bank Sentral AS Buka Peluang Rupiah Bisa Menguat Lagi

Riau, Memo
Karyawan Bank Bobol Rekening 101 Nasabah Senilai Rp. 5 Milyar, Uangnya Dipakai Judi Online. Polda Riau amankan salah seorang karyawan Bank Riau Kepri (BRK) di Pekanbaru karena disangka membobol uang nasabah sampai Rp 5 miliar.

Pelaku pegawai BRK itu ngotot lakukan tindakan penggelapan uang nasabah karena hasilnya digunakan untuk judi online.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

“Up-date terkini korban capai 101 orang. Uang hasil pembobolan dipakai pelaku untuk bermain judi online,” papar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto.

Dia menyebutkan jika pelaku penggelapan itu telah lakukan pembobolan dana pelanggan semenjak tahun 2020. Polisi juga masih mempelajari selanjutnya berkaitan keterkaitan pihak lainnya.

Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri

“Apa pelaku ini bekerja sendiri atau ada pelaku yang lain sekarang ini masih kita pelajari. Tidak tutup peluang akan ada pelaku baru dalam kasus ini,” terang Sunarto.

Awalnya, dalam laporan yang ditangani Subdit II Reskrimsus Polda Riau No: LP/B/290/VI/2022/SPKT/RIAU tanggal 24 Juni 2022, diperhitungkan terjadi transaksi bisnis penarikan dana di rekening tabungan nasabah BRK tanpa izin mereka.

Baca Juga: Dua Kades di Kediri Nyaris Bentrok, Dituding Bawa Uang Suap Perangkat Desa, Kades Jabon Febriyanto Emosi

“Awalannya ini diperkirakan dijalankan karyawan Bank Riau Kepri dengan memakai kartu ATM. Terjadi di bentang tahun 2020-2022 di Bank Riau Kepri cabang Pekanbaru,” tutur Sunarto.

Berdasar hasil audit Team Pengusutan Anti Fraud Bank Riau Kepri, tanggal 22 Juni 2022 memunculkan rugi pada 71 Orang Nasabah PT Bank Riau Kepri dengan keseluruhan sejumlah Rp5 miliar lebih.