Example floating
Example floating
Home

Kakek Sebatang Kara, Ibu Muda Penyelundup Narkoba & Ustadz Gondrong

Avatar
×

Kakek Sebatang Kara, Ibu Muda Penyelundup Narkoba & Ustadz Gondrong

Sebarkan artikel ini
wanita yang penyelundupkan sabu sabu adalah orangtua dari napi

Memo.co.id

Tiga berita top hari ini. Kakek sebatang kara, tewas dalam kondisi membusuk setelah menderita sakit selama empat hari, terjadi di Tulungagung.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Sementara itu, ibu muda nekat menyelundukkan paket sabu sabu dalam gorengan tahu ke Lapas Mojokerto.

Sedang dari Bekasi, seorang ustadz, dikenal ustadz gondrong, videonya viral, setelah aksi penggandaan uang menggunakan uang palsu. Kasus tersebut ditangani Polres Bekasi, karena , meresahkan masyarakat dan menggunakan uang palsu dengan jumlah yang sangat banyak.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Dari Kabupaten Tulungagung, Pria sebatang kara meninggal dunia dengan kondisi sudah membusuk. Masrukin, usia sekitar 67 tahun, tinggal di BUngur Kecamatan Karangrejo Tulungagung, tadi malam, ditemukan tewas dalam keadaan, jasat sudah membusuk.

Ketika ditemukan, jasatnya di dalam rumah, sendirian. Pintu rumah dalam kondisi tertutup. Salah satau warga sempat bertemu terakhir, empat hari sebelumnya, yaitu pada Sabtu, siang.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

AKBP Handono, kapolres Tulungagung, melalui Kasubbag Humas Iptu Tri Sakti berkata, bahwa penemuan mayat korban itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya, bernama Kasmadi, usia 46 tahun.

Kasmadi memang curiga dengan keberadaan rumah tetangganya yaitu Masrukin, karena selama empat hari tidak pernah buka pintunya.
Berita selengkapnya, Pria Sebatang kara, ternyata sudah empat hari sakit.

Sementara itu, dari Mojokerto, ada seorang ibu muda yang nekat menyelundupn paket sabu sabu dalam gorengan tahu. Diketahui, ternyata ibu muda itu orangtua napi binaan Lapas Kepas II B Mojokerto.

Pengakuan ibu muda tersebut, ada teman anaknya, yang titip barang melalui ibu kandungnya tersebut.

” Jadi, pengakuan orangtuanya, yaitu ibu muda itu, ada titipan barang dari teman anaknya. Ketika ada jaudla berkunjung, temannya menitipkan barang ke ibunya.” Itu pengakuan ibu yang tertangkap basa membawa bungkusan sabu sabu dalam gotengan tahu itu, kata Kepala Lapas kelas IIB Mojokerto, Dedy Cahyadi

Lebih lengkap, tentang adanya Pengunjung Lapas dan Ibu Muda Penyelundup Sabu sabu

Berita ketiga, yang menghebohkan dunia maya adalah ustadz gondrong, yang merekam video bersama istrinya, ketika berpraktek menggandakan uang di ruumah mertuanya, di Bekasi, Jawa Barat.

Akibat video yang beredar luas di media sosial itu, dia dan istrinya menjadi tersangka dan ditahan di Polres Metro Bekasi.

Selain menertersangkakan suami istri itu, Polres Metro Bekasi juga menangkap tiga orang lainnya. Beberapa tersangka lain, ikut terseret kasus pengganddan uang dan video yang meresahkan masyarakat itu, karena terlibat dalam menghilangkan semua barang bukti.

Berikut baca, tentang 9 fakta usdatz gondrong