NGANJUK, MEMO –Penantian panjang harapan pembangunan jalan poros di lingkungan masyarakat Dusun Ketangi RT 02 RW 09 Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom akhirnya datang juga.
Sudah hampir 5 tahun lebih jalan penghubung antar desa ( Kampungbaru – Klurahan Tanjunganom) tersebut remok redam termakan usia.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025

Tingkat kerusakannya masuk katagori berat. Karena lapisan aspal di sepanjang ruas jalan sejauh 586 m tersebut sudah amblas terkikis air dan termakan roda kendaraan yang lalu lalang lewat jalur poros tersebut.
Baca Juga: Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sonoageng Diprotes Warga, Ada Apa
Diinformasikan oleh salah satu warga mengaku bernama Zainal Abidin atau akrab dipanggil Kang Abid mengatakan bahwa jalur ini sejak dulu adalah satu satunya akses jalan anak anak sekolah, petani dan pengguna jalan umum.

” Meskipun kondisinya sudah rusak parah , karena tidak ada pilihan lain akhirnya tetap difungsikan,” terang Kang Abid.
Ditanya tanggapanya dengan akan dibangunnya jalan tersebut menurutnya adalah kabar menggembirakan. Tentunya akan disambut dengan rasa suka cita. Karena ini yang ditunggu tunggu masyarakat dan para pengguna jalan.
” Infrastruktur di kampungbaru yang belum tergarap mungkin bisa dihitung jari. Termasuk jalan ini bagian pembangunan fisik yang baru bisa tertangani,” kata Kang Abid juga.












