Kediri, Memo
Setelah sekian lama mati suri akibat hantaman pandemi COVID-19, sektor pariwisata Kabupaten Kediri menunjukkan gelagat kebangkitan. Pemerintah Kabupaten Kediri, di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito, secara progresif mengembalikan geliat dua destinasi wisata yang menjadi ikon daerah: Sumber Corah dan Sumber Ubalan.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memposisikan Kabupaten Kediri sebagai tujuan wisata favorit di Jawa Timur bagian timur.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Revitalisasi Bertahap Sumber Corah, Fokus Peningkatan Fasilitas Anak
Proses perbaikan Sumber Corah di Kecamatan Pare telah dimulai secara bertahap dan menunjukkan hasil signifikan. Destinasi yang sempat sepi ini akhirnya kembali dibuka untuk publik pada akhir tahun 2024, membawa angin segar bagi geliat ekonomi lokal.
Namun, upaya optimalisasi tidak berhenti sampai di situ. Bupati Mas Dhito menegaskan komitmennya untuk terus menyempurnakan fasilitas di Sumber Corah sepanjang tahun 2025.
“Untuk tahun 2025 ini akan ditambah wahana bermain anak dan tempat parkir roda dua,” ungkap Mas Dhito dalam rapat paripurna di ruang Graha Sabha Canda Bhirawa DPRD Kabupaten Kediri, Kamis (19/6) lalu.
Pernyataan ini disampaikan dalam menjawab pertanyaan fraksi Partai Kebangkitan Bangsa terkait pengelolaan pariwisata daerah. Penambahan fasilitas ini menunjukkan fokus pemerintah daerah pada peningkatan kenyamanan pengunjung, khususnya bagi keluarga dengan anak-anak, guna menarik lebih banyak wisatawan.
Baca Juga: Camat Ngaku Terdesak Kepala Desa Sodorkan Kresek Hitam, Terima Uang Karena Wanita
Sumber Ubalan Menyusul, Siap Sambut Wisatawan Akhir 2025
Tidak hanya Sumber Corah, perhatian serius Mas Dhito juga tertuju pada Wisata Ubalan yang terletak di Kecamatan Plosoklaten. Destinasi alam yang memesona ini menjadi prioritas kedua dalam agenda revitalisasi pariwisata Kabupaten Kediri. Rencananya, Sumber Ubalan akan menyusul Sumber Corah untuk dibuka kembali pada akhir tahun 2025.
“Adapun wisata Ubalan akan kami buka pada akhir tahun (2025) ini,” jelas Mas Dhito dalam rapat paripurna lain, yakni penyampaian jawaban bupati Kediri terhadap pandangan umum fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kediri Tahun 2025-2029, serta Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2024.
Strategi Optimalisasi dan Peran Dinas Pariwisata
Optimalisasi sektor pariwisata ini menjadi fokus utama Mas Dhito sejak tahun 2023, dengan harapan dapat menggenjot PAD dan menjadi daya tarik utama bagi pariwisata di wilayah timur Kabupaten Kediri. Kehadiran kembali Sumber Corah dan Sumber Ubalan juga diharapkan menjadi alternatif menarik selain destinasi populer seperti Gunung Kelud.
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menambahkan bahwa perbaikan sarana dan prasarana penting dalam mengoptimasi sektr pariwisata. (Adv/kominfo)












