Lebih lanjut, ia mengatakan, kapasitas KRL tersebut nantinya akan lebih besar dibanding Prameks. Dengan demikian, diharapkan KRL itu sanggup menampung penumpang yang jumlahnya semakin hari kian bertambah.
“Terdapat 10 trainset yang disiapkan, kereta sedang di INKA. Yang tentu KRL ini lebih efisien, ramah lingkungan, serta kapasitasnya lebih banyak,” ucapnya.
Sedangkan waktu disinggung soal tarif, Zulfikri menyebut mungkin akan sama dengan Prameks. Menengok KRL itu diadakan untuk mengganti kereta yang beroperasi dari tahun 1960-an tersebut. (ARM)












