NGANJUK, MEMO – Tepat pada pukul 16.48 WIB hari ini ( Rabu, 3/09/2025, Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi kedatangan tamu besar dari kesatuan Angkatan Laut ( AL) Kodaeral V Surabaya yaitu Jendral Bintang Dua Laksamana Muda TNI Ali Triswanto,S.E,M.Si.
Untuk diketahui Ali Triswanto adalah seorang perwira tinggi TNI-AL yang sejak 10 Agustus 2025 mengemban amanat sebagai Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V Surabaya .
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Diinformasikan , kedatangan sang jendral sowan ke bupati tidak sendiri. Tampak didampingi oleh salah satu anggota DPRD Nganjuk dari Komisi lV yaitu M.Fauzi Irwana,S.E. Juga dari Kepala Dinas Pertanian ( Disperta) Nganjuk ,Ida Robiatin dihadirkan di ruang peringgitan bupati.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Pertemuan mereka cukup singkat. Tidak kurang dari satu jam sudah pamitan. Dihadapan para awak media saat usai keluar dari ruang peringgitan ditanya misi kunjungan ke orang nomor satu di Nganjuk ini sang jendral menjelaskan seputar rencana pendistribusian bantuan benih kedelai dari pemerintah pusat untuk petani di Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa
” Ini sesuai perintah presiden, kita berusaha berkolaborasi dalam rangka mengimplementasikan program peningkatan ketahanan pangan bidang swasembada kedelai,” terang sang jendral yang mengaku asli putra daerah dari Dusun Nggilik Desa Rowomarto Kecamatan Patianrowo.
Ditanya kapasitas bantuan benih kedelai dan kapan direalisasikan ke petani, disampaikan alumnus Akademi Angkatan Laut ( AAL) angkatan ke XXXVll tahun 1991 ini akan dibicarakan lebih lanjut.

” Kalau persiapan lahan yang akan ditanami kedelai sudah ready, maka kita siap mendukung dan melakukan pendampingan ke rekan petani,” ungkap jendral bintang dua yang menjabat sebagai Kodaeral V Surabaya yang membawahi Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta dan Bali.
Hal senada disampaikan Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi, estimasi lahan yang memasuki masa tanam kedelai di wilayah Kabupaten Nganjuk kisaran 200 hektar.

” Wilayah Utara ada di Rejoso, Sukomoro dan Gondang. Sementara untuk wilayah timur salah satunya adalah di kecamatan Tanjunganom,” jelas Kang Marhaen.
Untuk mengetahui luas lahan dan kebutuhan bantuan benih kedelai untuk petani masih kata Kang Marhaen datanya ada di dinas teknis yang membidangi.
” Dengan rencana akan diturunkan bantuan benih kedelai ke Nganjuk, saya atas nama pemerintah kabupaten Nganjuk sangat mengapresiasi,” pungkasnya. ( Adi)












