Example floating
Example floating
Home

Jaringan Penipuan Beranggotakan Wanita Semua – Majelis Pengajian Menjadi Sasaran

A. Daroini
×

Jaringan Penipuan Beranggotakan Wanita Semua – Majelis Pengajian Menjadi Sasaran

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Memo.co.id
Ketua Majelis Taklim dan dua jamaahnya menjadi korban sindikat penipuan di Pademangan, Jakarta Utara. Keempat korban harus kehilangan perhiasan emas total seberat 157, 23 gram. Mereka tertipu setelah diajak dua pelaku untuk ikut acara sosial santunan anak yatim.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Mendapat laporan Tim Resmob Polsek Pademangan menciduk satu dari dua pelaku, RI, 34 di rumahnya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Satu rekan pelaku berinisial, L, yang juga wanita hingga kini masih diburu.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengatakan, terduga yang ditangkap merupakan residivis dalam kasus yang sama dan menjalani hukaman selama 1, 5 tahun di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. “Kami masih mengejar rekan pelaku yang disebutkan. Pelaku ini sudah terlatih dan sebelum melakukan aksinya mereka terlebih dahulu survei calon korbannya,” kata Dwiyono.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Dikatakan, korbannya sengaja dipilih adalah ibu-ibu majelis taklim, selain berjiwa sosial juga orang mapan. Dan setiap menjalankan aksinya sindikat wanita penipu ini berpura-pura akan mengadakan kegiatan sosial untuk membantu yang membutuhkan termasuk anak yatim piatu. “Kegiatan amal banyak yang simpati dan mau. Apalagi korban diimingi pelaku akan mendapat baju ngaji dan uang transport Rp 150 ribu per orang jika ikut,” ujarnya.

Dari pelaku, polisi menyita barang bukti, berbagai macam perhiasan emas, seperti kalung, gelang, cincin, dan liontin. Selain itu juga disita 4 lembar kwitansi pembelian perhiasan dari toko emas milik para korban. “Pengakuannya hasil kejahatannya untuk menghidupi dua anaknya karena suaminya ditahan terkait kasus narkoba.” ucapnya.(nu)

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap