Pemerintah juga terus memberikan dukungan untuk kelancaran pasokan energi selama bulan Ramadan dan RAFI 2025. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, telah membuka Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadan dan Hari Raya Idulfitri Tahun 2025.
Ia menilai bahwa peran Posko Nasional Sektor ESDM sangat strategis dalam memastikan kelancaran pasokan energi, terutama dalam mendukung arus mudik dan perayaan Lebaran yang melibatkan mobilitas jutaan masyarakat.
Posko Nasional Sektor ESDM juga melakukan antisipasi terhadap potensi bencana geologi, seperti pemantauan gunung api dan titik rawan pergeseran tanah. Yuliot mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tantangan utama selama periode Hari Raya Idulfitri meliputi ketersediaan BBM serta LPG.
“Saya mengharapkan beberapa hal dalam pelaksanaan posko ini, di antaranya adalah pengawasan ketat terhadap distribusi energi dengan memastikan stok BBM dan LPG aman, serta koordinasi yang efektif antar instansi termasuk BPH Migas, Pertamina, PLN, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.
Posko ini sejalan dengan Keputusan Menteri ESDM dalam rangka Koordinasi Pengawasan, Penyediaan, dan Pendistribusian BBM, Gas, Listrik, serta Antisipasi Kebencanaan Geologi. Posko ini akan beroperasi mulai 17 Maret 2025 hingga 11 April 2025, dan berlokasi di Gedung BPH Migas, Jakarta.
Baca Juga: Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati Akibat Ayah Bawa Selingkuhan ke Rumah












