Example floating
Example floating
Birokrasi

Jangan Cuma Janji! Pemerintah Diminta Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Berkelanjutan

Avatar
×

Jangan Cuma Janji! Pemerintah Diminta Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

MEMO – Ketua Forum Pemberdayaan Pesantren dan Umat (FPPU) Kota Bekasi, Eri Mutawalli, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia berharap program ini tidak hanya sebatas janji kampanye, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, ada tiga aspek utama yang perlu diperhatikan agar program MBG berjalan dengan baik, yaitu standarisasi makanan yang diberikan, mekanisme distribusi yang tepat, serta keberlanjutan program agar tidak terhenti di tengah jalan.

Baca Juga: Respon Aduan Masyarakat, Saluran Irigasi di Kelurahan Ngampel Sepanjang 115 Meter Langsung Direhab Pemkot Kediri

“Program ini sudah bagus, tinggal bagaimana memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar, distribusinya tertata rapi, dan yang paling penting, program ini harus terus berlanjut, jangan sampai hanya sekadar proyek sesaat,” ujar Eri dalam keterangannya, Sabtu (15/2/2025).

Selain memastikan kualitas dan distribusi makanan, Eri juga menyoroti pentingnya sistem pengawasan dalam implementasi program MBG. Ia menyarankan agar pemerintah membentuk satuan pengawas independen yang bertugas memastikan program ini berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

“Bukan hanya pelaksana program yang harus diperhatikan, tetapi juga harus ada pengawas yang bekerja untuk memantau jalannya program ini, agar tidak ada penyimpangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eri mengungkapkan bahwa hingga saat ini program MBG belum menyentuh pondok pesantren di Kota Bekasi, meskipun pihak kelurahan sudah melakukan pendataan sejak lama.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“Sampai sekarang baru sebatas pendataan saja, itu pun hanya sekadar mencatat jumlah santri laki-laki dan perempuan, tanpa ada kejelasan kapan program ini mulai diterapkan di pesantren,” katanya dengan nada kecewa.

Hingga kini, program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dinantikan realisasinya oleh banyak pihak, terutama di lingkungan pondok pesantren yang seharusnya juga menjadi prioritas penerima manfaat.

Namun, tanpa pengawasan yang jelas dan komitmen kuat dari pemerintah, program ini dikhawatirkan hanya menjadi proyek politik sesaat tanpa dampak nyata bagi masyarakat.