Example floating
Example floating
JatimPeristiwa

Jamaah Haji Asal Sumenep Dilarikan ke Rumah Sakit Jeddah: Tidak Bisa Pulang ke Tanah Air

Avatar
×

Jamaah Haji Asal Sumenep Dilarikan ke Rumah Sakit Jeddah: Tidak Bisa Pulang ke Tanah Air

Sebarkan artikel ini
Jamaah Haji Asal Sumenep Dilarikan ke Rumah Sakit Jeddah Tidak Bisa Pulang ke Tanah Air

MEMO, Sumenep: Seorang jamaah haji asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 8 SUB menghadapi situasi yang memaksa dirinya untuk tinggal di Rumah Sakit Jeddah, Arab Saudi, dan tidak dapat kembali ke tanah air.

Jamaah tersebut, yang bernama Jumaati Mujiddin Amrullah, berasal dari Dusun Nyangreng, desa Angon-angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Kementerian Agama Kabupaten Sumenep telah memberikan update terbaru terkait kondisinya dan langkah yang akan diambil untuk memulangkan jamaah tersebut.

Kondisi Kesehatan Jamaah Haji Sumenep dari Kloter 8 Memaksa Dirawat di Arab Saudi

Seorang jamaah haji asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 8 SUB mengalami situasi yang memaksa dia untuk tinggal di Rumah Sakit Jeddah, Arab Saudi, dan tidak dapat pulang ke tanah air.

Baca Juga: Pasca Insiden Pengendara Sepeda Motor Tertemper KA Brantas di Perlintasan JPL 265 KM 172+762 Petak Jalan Kras–Ngadiluwih,PT KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Rambu Tanda Dahulukan Laju KA

Jamaah tersebut bernama Jumaati Mujiddin Amrullah, berasal dari Dusun Nyangreng, desa Angon-angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

Jamaah Haji Kloter 8 Sumenep: Satu Meninggal di Mekah, Satu Terpaksa Dirawat di Jeddah

Menurut Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Moh. Rifa’ie Hasyim, sebenarnya Jumaati sudah kembali dari Mekah dan menuju bandara. Namun, begitu tiba di Jeddah, dia jatuh sakit dan keadaannya memburuk, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Motif Cemburu, Pria di Tulungagung Nekat Bakar Rumah Pacar Hingga Kerugian Ditaksir Rp 300 Juta

“Karena alasan kesehatan, dia harus dirawat terlebih dahulu. Jika kondisinya membaik, dia bisa langsung pulang,” ujar Rifa’ie pada hari Jumat (7/7/2023).

Panitia penyelenggara haji Indonesia yang berada di Arab Saudi terus berkoordinasi dengan Jumaati dan memantau perkembangan jamaah haji yang tergabung dalam kloter 8. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pemulangannya nanti.