Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Jalan jalan dan Belanja Saat Jam Kerja, 3 PNS Terjaring Razia

A. Daroini
×

Jalan jalan dan Belanja Saat Jam Kerja, 3 PNS Terjaring Razia

Sebarkan artikel ini

satpol-pp-razia-pns
Kediri Memo.co.id

Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) terjaring razia gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri ketika keluyuran pada saat jam kerja berlangsung.

Baca Juga: Ketua LPPM Unisma Mengaku Tak Tahu Teknis Ujian Perangkat Desa Kabupaten Kediri yang Berujung Gagal

“kegiatan Razia kali ini adalah menindak lanjuti aduan masyarakat kepada walikota kediri terkait PNS yang di jam kerja berada di warung-warung atau pusat perbelanjaan” kata Nur Khamid Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid ketika memimpin razia, Rabo (03/11).

Awalnya petugas mendatangi pusat perbelanjaan Kediri Town Square, ditempat ini petugas mendapati dua PNS dari Dinas Kesehatan Kota Kediri sedang berbelanja ketika jam kerja.

Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri

Tidak berhenti di situ, usai melakukan razia di Kediri Town Square petugas melanjutkan razia ke pusat perbelanjaan Sri Ratu dan karaoke Inul Vista. Namun ditempat tersebut petugas tak menemukan PNS yang sedang keluyuran.

Namun ketika petugas melanjutkan razia ke Golden Swalayan tepat di depan perbelanjaan Sri Ratu, petugas mendapati satu PNS yang berdinas di pengadilan sedang belanja di dalam Golden Swalayan.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Nur Khamid menjelaskan, razia kali ini dengan harapan agar PNS yang berada di lingkup pemkot kediri bekerja dengan maksimal supaya pelayanan terhadap masyarakat juga maksimal. Dan untuk sanksi PNS yang terjaring nanti kita akan koordinasikan dengan pimpinan masing-maaing.

“untuk sanksi untuk PNS yang terjaring razia, nanti kita akan koordinasikan dengan pimpinan masing-masing untuk penanganan lebih kanjut,” tegas Nur Khamid.(wing/bs)