Blitar, Memo.co.id
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan, menghadiri kontes durian dalam rangkaian acara Pasar Hortikultura yang digelar di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada 24–25 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk mendongkrak harga durian lokal sekaligus memperluas pengenalannya ke pasar yang lebih luas.
Kontes durian tersebut diikuti para petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar. Beragam varietas durian lokal unggulan dinilai berdasarkan kualitas rasa, aroma, tekstur daging, hingga tampilan buah. Ajang ini diharapkan mampu menjadi sarana promosi efektif agar durian Blitar semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar regional maupun nasional.
Baca Juga: Pengawasan Diduga Longgar, Ketua SMSI Soroti Proses Penerbitan SLHS di Kabupaten Blitar
Jairi Irawan menilai Pasar Hortikultura yang dikemas dengan kontes durian merupakan langkah konkret dalam mengangkat potensi pertanian lokal. Menurutnya, Blitar memiliki sumber daya durian berkualitas, namun selama ini belum mendapat ruang promosi yang maksimal.
“Durian Blitar ini sebenarnya kualitasnya sangat baik, rasanya tidak kalah dengan durian dari daerah lain yang sudah terkenal. Persoalannya selama ini adalah soal promosi dan akses pasar,” ujar Jairi.
Baca Juga: BUMDes Bululawang Disorot, Dana Rp135 Juta Diduga Tak Jelas Realisasinya
Ia menegaskan, kegiatan seperti kontes durian tidak hanya berfungsi sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi pasar agar konsumen mengenal kualitas durian lokal.
“Kalau sudah dikenal, harga otomatis akan naik. Ketika harga naik, petani diuntungkan dan ekonomi desa ikut bergerak,” lanjutnya.
Baca Juga: Jam Operasional Terbatas, Pedagang Grosir Wlingi Tuntut Pasar Khusus












