Masih menurut Yoyok, memang ada salah satu dari kami yang mendapat, tetapi mayoritas tidak. Sementara dari pihak desa, katanya belum ada program-program seperti itu. Ini kan sangat lucu. “Semua orang sudah tahu, program-program pemerintah untuk para penyandang disabilitas seperti kami ini, apalagi kami hidup dari keluarga kurang mampu,” urai Yoyok.
Aksi Yoyok bersama teman-temannya tidak membuahkan hasil yang cukup melegakan. Mereka hanya ditemui oleh Kasi Sosial Kecamatan Semen Setyo Adi Pratomo. Namun, pihaknya tidak dapat menerima permohonan para penyandang disabilitas itu, dengan alasan ada salah satu pegawai kecamatan yang tidak hadir.
Sementara itu, Kasi Sosial Kecamatan Semen Setyo Adi Pratomo mengaku, langkah yang ditempuh para penyandang disabilitas dengan mendatangi lansung Kantor Kecamatan Semen tidak tepat. Sebab, kecamatan tidak memiliki wewenang untuk mengabulkan keinginan mereka. “Seharusnya tidak langsung kemari, tetapi dari desa dulu. Setelah itu, mereka bisa datang ke kecamatan, dan kita sampaikan ke Dinas Sosial untuk diproses. Saya sarankan agar mereka lewat masing-masing perangkat desa dulu,” terang Setyo Adi
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
disamping itu juga, Setyo Adi Pratomomengakui kalau ada beberapa program pemerintah yang diperuntukkan bagi para kaum penyandang disabilitas. Tetapi, pihaknya tidak dapat menjelaskan masing-masing program tersebut, karena menjadi wewenang dari Dinsosnaker Kabupaten Kediri. “Memamg ada beberapa program yang diperuntukkan bagi para kaum penyandang disabilitas, tapi program-program tersebut wewenang dari Dinsosnaker Kabupaten Kediri” pungkasnya. (mun).












