Example floating
Example floating
Daerah

Hujan Tiada Henti, Bengawan Solo Rawan, Polisi Patroli di Sekitar Perahu Penyebarangan

A. Daroini
×

Hujan Tiada Henti, Bengawan Solo Rawan, Polisi Patroli di Sekitar Perahu Penyebarangan

Sebarkan artikel ini
Polisi di POlres Bojonegoro menyisir Bengawan Solo di sekitar titik titik penyebarangan perahu untuk sosialisai

Polisi di POlres Bojonegoro menyisir Bengawan Solo di sekitar titik titik penyebarangan perahu untuk sosialisai
Polisi di POlres Bojonegoro menyisir Bengawan Solo di sekitar titik titik penyebarangan perahu untuk sosialisai

Bojonegoro, Memo.co.id

Musibah perahu penyeberangan yang menewaskan 7 santri Pondok Langitan Tuban, beberapa waktu lalu, membuat kehatian hatian aparatur di Bojonegoro. Pemkab dan petugas kepolisian di wilayah tersebut menggelar patroli dan sosialisai di titik titik penyebarangan perahu sepanjang Bengawan Solo.

Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, mengatakan bahw aperahu penyebarangan sungai diwajbkan juga memiliki pelampung. ” INi bertujuan untuk mengurangi resiko bahaya. Selain itu, beban dan jumlah penumpang juga harus dibatasi,” katanya.

Rombongan Kapolres juga menggunakan perahu karet dan menyusuri Bengawan Solo dari lokasi penyeberangan yang satu ke tempat lainnya. Rombongan menumpang dua perahu karet itu berangkat dari Bendung gerak di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu hingga Kanor. Selama perjalanan mengarungi sungai yang membelah Bumi Angling Darmo, polisi menggunakan megaphone memberi himbauan.

Baca Juga: Respon Aduan Masyarakat, Saluran Irigasi di Kelurahan Ngampel Sepanjang 115 Meter Langsung Direhab Pemkot Kediri

Rasidin (56), Salah satu nakhoda perahu penyeberangan di Banjarsari-Pasar Besar, mengaku cemas dengan kondisi Bengawan Solo saat ini. Dan ia mengaku sudah mengurangi jumlah muatan penumpang.

“Biasanya sekitar 20 sampai 25 orang untuk sekali naik, tapi saat ini saya kurangi hanya 15 orang saja,” terang Rasidin kepada detikcom.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Sementara itu, arus Bengawan solo saat ini kondisinya masih deras. Pasca siaga kuning pada Selasa, persawahan milik warga di Kecamatan Kanor, Balen dan Boureno yang menjadi langganan banjir banyak terendam banjir. Beberapa ruas tanggul penahan air juga longsor.( ed )