Example floating
Example floating
Home

Heboh! Kubu Ganjar-Mahfud Gandeng Menteri Hadiri Sidang MK

Alfi Fida
×

Heboh! Kubu Ganjar-Mahfud Gandeng Menteri Hadiri Sidang MK

Sebarkan artikel ini

MEMO.CO.ID, JAKARTA – Kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, menyambut baik rencana Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024. Todung Mulya Lubis, Ketua Tim Demokrasi Keadilan (TDK) Ganjar-Mahfud, menyatakan optimisme mereka atas rencana tersebut, melihatnya sebagai langkah maju untuk mengungkap dugaan kecurangan dalam pemilu.

Optimisme Kubu Ganjar-Mahfud atas Rencana Pemanggilan Menteri di Sidang MK

Kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mengapresiasi rencana Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang sengketa hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Todung Mulya Lubis, Ketua Tim Demokrasi Keadilan (TDK) Ganjar-Mahfud, menyatakan optimisme mereka atas rencana pemanggilan tersebut. Menurut Todung, pemanggilan menteri ini diharapkan dapat membantu dalam mengungkap dugaan kecurangan Pilpres 2024 yang didalilkan oleh pihak mereka dan kubu capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. “Pemanggilan ini menjadi satu langkah maju dari Mahkamah Konstitusi untuk mengungkap apa yang disebut kecurangan pemilu atau ada yang menyebut kejahatan pemilu,” ujarnya.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Todung berharap pihaknya dapat bertanya langsung kepada empat pembantu Presiden Joko Widodo yang direncanakan hadir dalam persidangan di MK. Namun, ia memahami keputusan Majelis Hakim MK yang menetapkan bahwa pertanyaan akan diajukan oleh hakim. Todung menyebutkan bahwa keterangan para saksi dan ahli yang dihadirkan oleh pihaknya dan kubu Anies-Muhaimin belum cukup dalam persidangan di MK. Oleh karena itu, keterangan para menteri dianggap penting. “Majelis hakim dihadapkan pada pertarungan yang luar biasa,” kata Todung.

MK telah memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk hadir dalam sidang perselisihan hasil Pilpres 2024. Keempat pembantu Presiden tersebut telah menyatakan kesediaan untuk hadir dalam persidangan. Empat menteri Jokowi yang dipanggil adalah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Permintaan pemanggilan para menteri tersebut disampaikan oleh kubu Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud, yang menilai bahwa keterangan para menteri penting untuk membuktikan dugaan politisasi bansos oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Ketua MK Suhartoyo menegaskan bahwa Mahkamah harus berhati-hati dalam perkara sengketa yang bersifat adversarial seperti ini. Menurutnya, jika menteri dipanggil, itu atas dasar kebutuhan Mahkamah dan bukan sebagai saksi/ahli pemohon. Mahkamah bisa memanggil sepanjang diperlukan dan pembahasan terkait pemanggilan menteri akan disepakati dalam rapat permusyawaratan hakim.

Langkah Maju: Kubu Ganjar-Mahfud Apresiasi Rencana Hadirnya Menteri di Sidang MK

Kubu Ganjar-Mahfud menyambut baik rencana Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memanggil empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024. Mereka menganggap ini sebagai langkah maju untuk mengungkap dugaan kecurangan dalam pemilu. Hal ini menunjukkan pentingnya peran menteri dalam proses hukum yang sedang berlangsung di MK.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Meskipun demikian, MK harus berhati-hati dalam memperlakukan saksi dan ahli dalam persidangan agar tidak menimbulkan kesan keberpihakan. Keputusan MK untuk memanggil menteri menunjukkan adanya upaya untuk mendapatkan informasi yang lebih luas dan mendalam terkait sengketa pilpres ini.