Keputusan mengejutkan datang dari selebritas terkenal, Kirana Larasati, yang baru-baru ini mengumumkan keluar dari keanggotaannya di PDIP. Pengumuman ini disampaikannya melalui media sosial dalam momen yang khusus, yakni peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan tentang alasan di balik langkahnya serta dampaknya terhadap dunia politik dan kariernya di industri hiburan.
Keputusan Mengejutkan Kirana Larasati Keluar dari PDIP
Artis Terkenal Kirana Larasati Mengumumkan Keputusannya Keluar dari Keanggotaan PDIP pada Hari Kamis (17/8).
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Pernyataan tersebut diberikan olehnya melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial Instagram miliknya, bersamaan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-78 kemarin.
“Dalam momen yang istimewa ini, yakni perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang sangat saya cintai, saya, Kirana Larasati, ingin menyampaikan dengan tulus bahwa saya telah mengambil langkah untuk melepaskan diri dari partai yang telah saya tempati selama ini, yaitu PDI Perjuangan,” tutur Kirana Larasati dalam rekaman video tersebut.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Pada kesempatan tersebut, Kirana juga tidak lupa untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan dan dukungan yang telah diberikan kepadanya selama ini. Ia juga menekankan bahwa dia akan terus berdoa untuk hal-hal yang terbaik.
Penyebab Kirana Larasati Keluar dari PDIP
Tidak hanya itu, Kirana juga menjelaskan dengan tegas alasan di balik keputusannya untuk mundur dari partai yang dipimpin oleh Megawati Sukarnoputri. Ia mengakui bahwa kesibukannya telah menghalangi kemampuannya dalam menjalankan peran sebagai kader di partai tersebut.
Alasan dan Dampak Pengunduran Diri Kirana Larasati dari PDIP
“Salah satu alasannya adalah karena jadwal yang begitu padat, yang akhirnya membuat saya tidak lagi bisa melaksanakan tanggung jawab saya sebagai anggota maupun pengurus partai,” ucapnya.
“Untuk saat ini, saya tidak akan bergabung dengan partai manapun. Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya,” tambah Kirana.
Kirana juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PDIP, sambil mengirimkan doa-doa ke arah kesuksesan yang akan mereka capai di masa yang akan datang.
“Saya berharap semoga PDI Perjuangan akan terus meraih kesuksesan. Ini adalah perpisahan dari saya,” lanjutnya.
Sebagai informasi tambahan, pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 yang lalu, Kirana mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR dari PDIP. Ia berkompetisi untuk mendapatkan kursi di Daerah Pemilihan Jawa Barat I, yang meliputi kawasan Bandung-Cimahi.
Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Sosial dan Budaya di DPD PDIP DKI Jakarta.
Saat ini, melalui postingan di media sosial, Kirana terlihat aktif dalam kegiatan penyelaman. Ia juga terlibat dalam beberapa proyek baru-baru ini, salah satunya adalah film berjudul “48 Jam untuk Indah” yang dirilis pada tahun 2022 lalu.
Kirana Larasati Keluar dari PDIP: Alasan dan Dampaknya
Secara mengejutkan, Kirana Larasati mengumumkan keputusannya untuk keluar dari PDIP, partai tempatnya bernaung selama ini. Alasan di balik keputusan ini adalah kesibukan yang menghalanginya untuk berkontribusi secara optimal dalam partai tersebut.
Pengunduran diri Kirana ini tentu saja meninggalkan tanda tanya di kalangan penggemar dan masyarakat pada umumnya. Meskipun ia pamit dari dunia politik, Kirana masih aktif dalam dunia hiburan, terlibat dalam berbagai proyek termasuk film “48 Jam untuk Indah.”
Keputusan Kirana ini menggarisbawahi kompleksitas perjalanan publik figur dalam menjalani karier ganda di bidang politik dan hiburan, serta bagaimana dinamika politik bisa memengaruhi pilihan individu. Dengan pengumuman mengejutkan ini, akan menarik untuk melihat bagaimana langkah Kirana selanjutnya dan dampak jangka panjang dari keputusannya terhadap kedua bidang tersebut.












