Dalam upaya ini, Benny menerangkan bahwa tim gabungan sempat melakukan tembakan sebagai tindakan balasan ke arah belakang SMAN 1, yang diduga sebagai tempat pelarian anggota KKB. Namun, Benny menegaskan bahwa pihak keamanan gabungan dari TNI dan Polri tidak melanjutkan pengejaran, karena mereka menganggap tindakan tersebut kemungkinan merupakan perangkap yang disusun oleh Kelompok KKB.
Benny menduga bahwa pembakaran gedung sekolah ini sengaja dilakukan oleh KKB dengan maksud mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Puncak. Terlebih lagi, aksi ini dilakukan dengan sengaja pada saat perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Kepergok Hendak Cabuli Nenek 82 Tahun, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Massa
Meskipun Gedung Perpustakaan SMAN 1 Ilaga mengalami kerugian akibat pembakaran ini, situasi di wilayah tersebut tetap dijaga dengan ketat oleh aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri. Mereka berada dalam status Siaga 1 dan siap untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan yang mungkin dapat dilakukan oleh Kelompok KKB.
Pembakaran Gedung Perpustakaan SMAN 1 Ilaga oleh KKB: Tindakan Mengganggu pada Hari Kemerdekaan
Terkait dengan pengembangan selanjutnya, penting bagi pihak berwenang untuk melakukan investigasi yang mendalam guna mengungkap motif sebenarnya di balik aksi tersebut. Dengan mengejar kebenaran, langkah-langkah pencegahan lebih efektif dapat diambil untuk menghadapi ancaman serupa di masa depan.
Baca Juga: Bonatua Silalahi Bedah 9 Poin Krusial dalam Salinan Ijazah yang Sempat Dirahasiakan
Kejadian ini juga mempertegas perlunya sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah tersebut.












